Senin, 15 April 2013

Bunda, Aku kangen.....


Pagi ini terlalu sentimentil untukku... cerah dan birunya langit tak kuasa mengubah perasaanku. Ya, tadi malam seorang anak perempuan itu datang lagi, memelukku hangat dengan tubuh mungilnya dan menyebutku Bunda. Hai Alexa, setelah sekian lama kau tak datang, malam ini kau datang dengan senyum manismu dan berkata kangen. Banyak perubahan terjadi, rambutmu yang semakin panjang, tubuhmu yang meninggi, jemarimu yang semakin lentik, namun harum tubuhmu tak pernah berubah, seperti harum tubuhnya yang selalu bunda ingat dan rindukan.
Terima kasih untuk kunjunganmu nak, bunda juga selalu kangen. Kemarin bunda bertemu dengan anak perempuan, senyumnya mirip denganmu, matanya juga sama lebarnya dengan matamu, dia bahkan mencium bunda seakan-akan bunda ini bundanya. Bunda teringat padamu saat itu nak, teringat pertemuan terakhir kita di padang rumput yang sejuk itu. Kembalilah ke peraduanmu nak, bunda selalu baik-baik saja dan menyayangimu.

#Jaga adikmu baik-baik :)

Rabu, 10 April 2013

Radarku


Radarku tak lagi kuat
Kau seakan perlahan-lahan menjauh
Menjauh sampai terlalu jauh dari jangkauan radarku
Aku tak lagi mampu menangkap signal
Ya, terlebih signal darimu
Kau menjauh kemana?
Apa hati kita sudah terpisah amat jauh?
Namun aku masih merasa memilikimu
Cinta itu harus memiliki kan?
Itu kesepakatan kita dulu
Mungkin caramu dan caraku memiliki itu berbeda?
Ya, mungkin begitu....
Radarku perlahan mulai berkarat
Ibarat tower operator seluler yang menjulang,
Namun tak terpakai
Tower besi itu perlahan berkarat dan rapuh
Ya, itulah keadaanku sekarang
Rapuh......
Dan radarku nyaris tak lagi berfungsi....