Kamis, 06 September 2012

Kesederhanaan-Nya Meneguhkan Imanku


Jadikanlah perasaan Yesus Putra Allah menjadi perasaanmu,
Karena meskipun Dia adalah Allah, Dia menghampakan diri-Nya
Dan lahir dalam kesederhanaan, kandang yang hina….
Hal ini menunjukkan kepada umat-Nya bahwa ke-Allah-anNya bukan untuk Dia,
Bahwa hidup-Nya bukan kehendak-Nya melainkan…
Kehendak bapa-Nya yang mengutus Dia…
Bahwa hidup-Nya bukan untuk diri-Nya sendiri melainkan
Siap dikorbankan dan dipersembahkan kepada kita.

Maka….
Hidupku bukan milikku sendiri….
Bahwa saya tidak mempunyai hak untuk menguasai diri saya….
Bahkan tidak mempunyai hak untuk hadir dan ada…
Aku tak mempunyai hak untuk berkata dan memikirkan sesuatu untuk aku sendiri melainkan…
Untuk Dia yang telah memiliki hidupku….
Sebagaimana telah diungkapkan oleh Maria Bunda gereja penerima tugas keselamatan umat manusia….
Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut kehendak-Mu….

Karenanya…..
Tak perlu kita hidup dalam keresahan, ketakutan, bahkan hidup dan martabat yang diinjak karena
Kebenaran demi semua orang….
Andaikan kita membangun rumah kita di atas keresahan, kekhawatiran, bahkan selalu merasa bahwa
hidup dalam persimpangan sama halnya kita membangun rumah hidup kita,
membangun iman kita di atas pasir….

Fr. Yos Bille, C.M.M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar