Kamis, 21 Maret 2013

Ijinkan aku


Ramalanku benar kali ini
Dua hari sudah tak turun hujan
Langit begitu cerah dengan bintang yang bertaburan juga bulan sabit yang tersenyum
Malam ini aku meramal lagi
Langit sudah tak terlalu cerah, awan membumbung melingkupi langit malam ini
Yah, aku teringat, malam ini adalah malam terakhir bagi kita
Malam terakhir puncak kesabaranku untuk menunggumu
Malam ini aku merapal mantra untuk hatiku
Aku merapal mantra Harry Potter untuk hatiku “reparo....reparo....reparo
Berharap mantra itu dapat menyembuhkan hatiku
Ah akhirnya.....
Hatiku sudah sembuh rupanya, tak ada lagi rasa sakit itu, nyeri secuil pun tidak
Ku tengadahkan kepalaku melihat langit
Tiba-tiba awan yang tadi melingkupi langit sirna
Langit amat cerah malam ini
Aku tahu alam ini juga turut bersuka cita atasku
Aku sudah bebas sebebas-bebasnya
Aku menyatu lagi dengan alamku, tegar berdiri dan berlari
Ijinkan aku malam ini, sejenak mengenangmu
Hanya malam ini
Mengenang segala tentang kita
Karena malam ini terakhir bagi kita pinguinku
Mereka berdua yang berada di antara bintang-bintang itu juga tersenyum untukku
Mereka juga bergembira atasku
Mereka sudah tenang di sana, aku berjanji tidak akan berusaha menemui mereka dan kau lagi
Pagi sudah menjelang sayang, segera kututup buku kenangan kita dan mereka
Kututup dan kukubur selamanya
Biar semua tak lagi menghantui
Pagi ini cerah sekali menyambutku
Aku juga menyambut hari indahku
Aku lahir baru


12 komentar:

  1. jangan berharap untuk melupakan orang yang pernah kau sayangi dalam hidupmu(masa lalu), itu tidak akan mungkin,,, mskpun hanya sebatas nama, itu kan tetap kau ingat....
    namun berusahalah mengikhlaskannya tuk pergi dan menerima kenyataan bahwa ada orang lain yang lebih baik,,, bukan untuk saat ini, namun untuk masa depanmu.......

    BalasHapus
  2. wah rumbiiii bijaksini sekali yahhh....
    Betul betul betul #upinipin...
    Seperti yang sudah saya bilang ke anda semua bahwa masa lalu itu untuk dikenang saja bukan dilupakan, namun dengan syarat ya itu hati kita kudu pulih dahulu sebelum melihat masa lalu tsb. hati itu kudu utuh untuk menerima cinta yang baru, bener kta rumbi mengikhlaskannya adalah yang palng benar dalam bersikap.
    Dan bila pun bertemu dengan dia kembali yang sudah menyakiti hati kita dulu kita bisa tersenyum dan tidak berpaling dari dia, karena hati kita sudah sembuh dan utuh. anggap aja ketemu temen lama gitu. say hello biar dikira nda sombong, karna ga enak bgt dg kata2 "sombong" itu bagiku sih... bukan pencitraan lhooo... gaya kayak pejabat aja nieh... wkkwkwwkwk....
    Ya itu lah dah intinya hati utuh-->cheerful-->new love, new hope, new life-->future.

    BalasHapus
  3. tumben kalian semua bisa bijak gini, kesambet apah?? hahahhaa....

    BalasHapus
  4. sedang kompetisi,,,jangan dkritisi dulu,,,,wkwkwkwkwkwkwk
    peace bro dam

    BalasHapus
  5. mau tau saja,,,,,,khusus laki2 ne.....
    siapa yg lebih kuat....wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  6. hahaahaha... ada Ngginak... wakwkakwka.....

    Kompetisi otot pancoo... hahaha

    BalasHapus
  7. pengalamanku sih,
    klo galau yah galau aja... :D :D
    mungkin bilang "udah ngelupain" "udah beres" tapi nyatanya itu ngga 100% bener...sempet stress sendiri "capee galau mulu"..pernah berjanji untuk "menutup galau", pernah berusaha melupakan... tapi toh akhirnya semua sia2 karna ujung2nya galau lagi wkwkwkwkwk

    tapi nanti pasti ada satu titik dmana semua benar2 beres, bener2 bebas malah bisa ketawa "gilaaa~ kenapa dulu galau bgitu yah" wkakkakakakak yang diperlukan itu hanya waktu :) :) dan akhirnya semua menjadi semakin luar biasa hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi galau berkepanjangan wakakakakkaka.... iyo sih, akhirnya menyadari juga sis..... waktu memang jawaban terbaik :)

      Hapus