Kamis, 25 Juli 2013

Tak ingin berjanji


Pagi ini aku terbangun karena bunyi ringtone hpku menandakan sms masuk. Hmmm… ternyata sms dari seseorang yang mengisi hatiku beberapa minggu terakhir ini. Sms itu cukup membuatku merenung sesaat, begini smsnya, “Hai pagi Liaaaaa, I want to say that I love you so much….. Apakah kita akan terus begini? Saling mengasihi dan kau tak kan meninggalkanku?”. Akhirnya hanya ku balas, “Hai pagi juga, aku ingin bilang bahwa aku menyukai kepastian namun aku selalu kecewa akan itu hingga akhirnya aku selalu juga tiba pada suatu solusi bahwa jalani saja semuanya dengan segala usaha. Oleh karena itu aku selalu tidak berani berjanji yang muluk-muluk, untuk sekarang aku hanya dapat berkata, aku mengasihimu saat ini”.
Hmmmm…. Pagi ini aku jadi agak sedikit melankolis sepertinya. Pernah menjalin hubungan 3 tahun lamanya namun harus kandas itu sangat menyakitkan, apalagi bila kandasnya dengan cara yang tidak baik-baik, akhirnya harus menghabiskan waktu 4 tahun untuk move on! Hahahaha….. Pernah juga menjalin hubungan hanya 3 bulan, namun ternyata kandas lagi dengan cara yang tidak enak pula, akhirnya butuh waktu hampir 1 tahun untuk move on! Wakakakakka….. Yah, hubungan yang dimulai dengan bahagia seperti rasanya ada kupu-kupu yang menari di perut, akhirnya kupu-kupu tadi seakan-akan bermetamorfosis jadi rayap yang menggerogoti. Menyakitkan namun harus dijalani. Jatuh namun tetap harus bangkit lagi, seperti siklus bianglala, kadang kau ada di puncak kebahagiaan namun terkadang harus sakit, sedih dan menangis.
Terkadang ada yang teman yang curhat ketika dia patah hati, dia menyesal sudah bertemu dengan mantan pacarnya. Hmmm tapi aku lebih memilih untuk bersyukur karena pernah bertemu dengan mereka, pernah belajar bersama, berbagi, dan saling mengasihi. Aku diijinkan bertemu dengan mereka dan punya pengalaman tersendiri dengan mereka membuat hidup ini lebih berwarna dan memperkaya kita. Setelah melewati masa-masa tidak enak, aku selalu mendapat kebahagiaan setelahnya, itu yang membuatku tak pernah jera untuk ‘sakit’ hahaha….. Bahkan sekarang bila kangen, sambil tersenyum sendiri dan hati yang ringan aku dapat bertanya, “apa kabarnya yahmereka?” hahahhaa…. Hanya berharap mereka baik-baik saja dan didampingi seseorang yang membahagiakan sekaligus menyakiti mereka, karena inilah hidup, kadang katanya harus disakiti supaya lebih baik dan yang sudah diikat dalam tali pernikahan semoga langgeng dan bertumbuh bersama.

Jadi untuk sekarang, aku tak ingin menjanjikan apa-apa untukmu, aku belum meninggalkanmu, masih mengasihimu dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Tak ada ikatan apa-apa dan kita masih bebas melakukan keinginan masing-masing, so just enjoy with our life J

1 komentar:

  1. aku mencintaimu saat ini, entah besok,, entah lusa

    BalasHapus