Terima kasih…. Mungkin hanya
itu kata yang pantas dapat kuucapkan…. Terima kasih untuk kebahagiaan yang
pernah kau beri, kebahagiaan yang membuatku merasa seakan-akan ada jutaan
kupu-kupu menari dalam perutku, jenis kebahagiaan yang lama sudah tak kurasakan
sejak bertahun-tahun lalu. Kebahagiaan ketika menatap wajahmu, sapaan pagimu,
panggilan sayangmu, pelukan hangatmu yang menenangkan, gelitikan canda kita
itu, terima kasih yaa….
Bila ada rasa marah,
kecewa, sakit, mungkin kata maaf juga harus terlontar. “Maaf itu gratis”, itu
yang sering kau bilang. Aku juga ingin begitu. Terima kasih lagi untuk melawan
dunia bersamaku. Terima kasih telah memenangkan hati ini. Terima kasih…..
Bulan mengajarkanku rindu, aku juga
sering rindu, tapi ego harus dihilangkan. Kita kan pernah sepakat bahwa “gak
ada tempat buat orang egois di dunia ini”.
Terima kasih juga buat
luka yang kau beri, luka yang betul-betul menyakitkan namun tak pernah
kusesali. Rasa sayangku itu melebihi dan menutup rasa sakit itu. Sakit sekali
rasanya, sakit sekali, sungguh sakit. Aku memilih berhenti lagi sejenak, bukan
karena terlalu lelah, namun untuk mengumpulkan kekuatan, aku harus bangkit.
Dengan sisa – sisa tenagaku, ku beranikan diri menantang arus itu, aku keluar
dari zona nyamanku. Rasaku tak pernah berkurang untukmu, sungguh. Biar begitu
banyak luka yang kau beri, tak pernah ingin ku sesali semua itu. Rasaku tak
pernah sedikitpun berkurang, selalu ada dan tetap sama. Aku tetap memilikimu
dengan caraku sendiri. Berbahagialah dengan caramu, berbahagialah…. Dan terima
kasih…..
Beuuhhh daleemmm...wkkakakkakaa
BalasHapushahahahaha, nanti pengen cerita sesuatu dhe hehehehehe.....
BalasHapussungguh hidup.. kaka loncat ka ade punk hati kah?? wkwkkwk
BalasHapusahahahhaha.... kaka loncat, sini ta tangkep hehehehe... Sedalam-dalamnya seluruh isi hati ini, cuma Dia yang tahu dan mengerti :) Biar kehendakNya yang jadi...
BalasHapustotalitas . . itu ajar di tv kemaren
BalasHapuskita rugi, menderita, sedih . . karena malapetaka
. . dan tuhan membiarkan!!! . . apakah dia jadi kejam
. . totalitas . . teguh . . dan tidak goyah ;)