Terbangun pagi hari ini
dengan kenangan satu tahun lalu. Teringat pada 7 Juni tahun 2012 lalu, persis aku mengalami ujian
skripsi. Pagi-pagi yang mendebarkan saat itu, membayangkan duduk di antara
penguji dan dibantai membuat mual pagi itu. Pagi itu juga pembimbing saya
mengirim sebuah pesasn singkat yang isinya untuk memberi support, tapi sama
sekali tak berpengaruh bagiku, tetap saja rasanya grogi setengah mati!
Pagi-pagi sudah berjalan ke kampus untuk persiapan ujian, namun apa daya saking
gugupnya catatan untuk ujian tertinggal, akhirnya harus kembali lagi ke kost.
Tak lupa untuk dia yang
memberiku semangat di pagi hari itu, terima kasih yaa... terima kasih buat
rosario yang kau berikan, terima kasih buat tanda salib yang kau ukir di keningku
pagi itu. Semua yang kau lakukan pagi itulah yang menenangkanku. Sepanjang
ujian skripsi, segala pertanyaan terlontar, kugenggam erat-erat rosario
pemberianmu. Ujian yang akhirnya berakhir dengan kita berdua di meja makan J.
Thank’s berat buat semua itu haha.....
Sudah
satu tahun berlalu, rosariomu masih menggantung rapi, pagi ini tersenyum lagi
mengingat kejadian dulu itu. Sekarang aku masih menjadi mahasiswa dengan strata
yang berbeda, thank’s God buat anugerahMu J. Terima kasih
boleh melalui segala ujian, ujian studi maupun ujian kehidupan. Thank’s buat
dia juga yang sudah entah berada dimana dan sedang apa, pasti dia baik-baik
saja dengan pilihan hidupnya J. Cerah sekali pagi ini, mengukir lagi
harapan baru, melanjutkan asa yang tertunda, meninggalkan segala kenangan yang
meninggalkan luka, menghadapi kejutan-kejutan yang Tuhan sediakan.
#ngetik
sambil ditemani keheningan dan secangkir white
coffee panas serta hidung mampet karena flu berat J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar