Jumat, 07 Agustus 2015

Pulang



Saya baru saja bengong dengan pernyataan seseorang yang bilang, kamu harus mengabdi di sini, di almamatermu. Waduh! Saya terganggu sekali sebenarnya. Ya setiap orang punya pilihan masing-masing yah, Tuhan ajah ngasih free will. Bagi saya, anak daerah yang belajar jauh-jauh keluar dari daerahnya itu sebaiknya pulang, bangun daerahnya, katanya pengen pemerataan. Kalau mau daerahnya maju, ya harus ada yang memajukannya, salah satu orangnya itu, ya kamu, yang sudah dapet cukup ilmu untuk diaplikasikan.

Lalu ada lagi yang bilang, ya memajukan daerah itu kan gak harus kitanya ada di daerah. Tuing...tuing..tuing... dilema dengan pernyataan ini deh. Tapi bagi saya, rekan-rekan kita di daerah itu butuh kehadiran nyata kita. Kita terjun langsung membangun, dan bagi saya ini tidak bisa dilakukan dari jarak jauh, gak akan maksimal. Ya ada juga cara lain membangun dari jarak jauh, misalnya dengan menjadi pengajar di instansi tertentu di kota besar yang siswanya dari daerah. Tapi kalau semuanya stay di luar daerah, lha sapa yang pulang dan terjun langsung?

Tapi sekali lagi, setiap orang punya kebebasan untuk memilih, tapi kalau saya, saya akan pulang, kapanpun saya selesai belajar. Saya mencintai Kalimantan sebagai bagian dari Negara Indonesia, oleh karena itu saya ingin pulang, membangunnya sebisa saya untuk Republik ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar