Saya
baru saja bengong dengan pernyataan seseorang yang bilang, kamu harus mengabdi
di sini, di almamatermu. Waduh! Saya terganggu sekali sebenarnya. Ya setiap
orang punya pilihan masing-masing yah, Tuhan ajah ngasih free will. Bagi saya, anak daerah yang belajar jauh-jauh keluar
dari daerahnya itu sebaiknya pulang, bangun daerahnya, katanya pengen
pemerataan. Kalau mau daerahnya maju, ya harus ada yang memajukannya, salah
satu orangnya itu, ya kamu, yang sudah dapet cukup ilmu untuk diaplikasikan.
Lalu
ada lagi yang bilang, ya memajukan daerah itu kan gak harus kitanya ada di
daerah. Tuing...tuing..tuing... dilema dengan pernyataan ini deh. Tapi bagi
saya, rekan-rekan kita di daerah itu butuh kehadiran nyata kita. Kita terjun
langsung membangun, dan bagi saya ini tidak bisa dilakukan dari jarak jauh, gak
akan maksimal. Ya ada juga cara lain membangun dari jarak jauh, misalnya dengan
menjadi pengajar di instansi tertentu di kota besar yang siswanya dari daerah. Tapi
kalau semuanya stay di luar daerah,
lha sapa yang pulang dan terjun langsung?
Tapi
sekali lagi, setiap orang punya kebebasan untuk memilih, tapi kalau saya, saya
akan pulang, kapanpun saya selesai belajar. Saya mencintai Kalimantan sebagai
bagian dari Negara Indonesia, oleh karena itu saya ingin pulang, membangunnya
sebisa saya untuk Republik ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar