Dini
hari ini saya merenung. Renungan ini muncul akibat pertemuan saya dengan
seorang Programme officer di
Indonesia Mengajar. Saya mengenalnya karena mengikuti proses Direct Assesment
di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Tetiba rasa jealous merasuki saya saat dia mengatakan kalo dia seorang Ph.D
lulusan NTUTS Taiwan. Bukan Ph.D nya yang bikin iri setengah mati, tapi usia dia
mencapai gelarnya itu loh, 26 tahun, twenty six years uda doktor, okeh fine! Under
thirty.
Dulu
itu mimpi saya, doktor sebelum berusia tiga puluh. Namun proses yang saya alami
rasanya berat haha, yah mungkin saya kurang mempersiapkannya dengan baik. Saya masih
di tengah perjuangan saya. saya merefleksikannya dini hari ini. Tiga tahun
sembilan bulan saya tempuh dengan sekuat tenaga menyelesaikan sarjana, dan
konyolnya butuh waktu tiga tahun untuk menyelesaikan master. Saya masih dalam
proses menyelesaikan master saya yang hampir menginjak tiga tahun, lama banget
yak, rasa-rasanya tidak ada yang menyelesaikan masternya se-lama saya #sigh. Saya menghitung mundur waktu saya,
hanya tersisa enam tahun sebelum saya tiga puluh. Saya masih harus banyak
berjuang! Mengejar ketertinggalan saya. yah walau gak bisa kayak di Programme officer tadi, doktor saat 26
tahun, seenggaknya target saya masih dibawah tiga puluh doktor, mungkin gak ya?
Hahaha..
Dan
untuk mengejar segala ketertinggalan saya, kayaknya saya harus menjadi seorang “nerd”
untuk beberapa tahun ke depan. Huftt... Fighting!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar