Sabtu, 17 September 2011

Renungan Kekonyolan


Siang hari ini aku merenung sendiri, listrik di kost sedang error, jadilah kamarku gelap, baterai laptop habis, baterai handphone low nyaris tewas juga, sehingga aku bingung pengen ngapain. Jalan ke luar, hmm… rasa malas melanda lagipula cuaca mendung disertai gerimis. Jadilah aku duduk di lantai kamar, bersandar pada dinding kamar yang dingin, kaki berselonjor bebas, kupejamkan mata dan aku jadi teringat sesuatu dan aku mulai kembali ke kejadian itu dalam imajinasiku.
Pagi-pagi sambil menatap terbitnya matahari, eyang dan kakak perempuan menasihatiku. Nasihat yang diberikan sambil bercanda itu tak dinyana jadi renunganku jua haha…. Eyang bilang, “Fit, kamu itu sudah masuk dalam masa breeding, jadi kapan punya teman special?” aku langsung tertawa dan kakak menimpalinya, “iyo fit, rasanya beda kalo punya”. Dua lawan satu, akhirnya aku menjawab sambil sesekali tertawa, “saya kebanyakan kerjaan eyang, jadi ga mau nambah kerjaan lagi haha…”, eyang langsung menjawab, “lha yo cari yang bisa ngasih spirit tho”, aku menjawabnya hanya dengan tawa saja saat itu.
Hari ini 17 September 2011, hmmm…. Aku jadi teringat 2 tahun kurang 1 bulan yang lalu tepatnya 17 Oktober 2009, tanggal yang tak mungkin terlupa. Tepat hari itu aku pertama kali melihat sosoknya, tak ada yang special saat itu, cuma sedikit kejengkelan saja karena kelelahan saat itu. Selang beberapa bulan setelahnya aku baru mulai mengaguminya perlahan-lahan wakakakakkakakkkk…….. mungkin di mata orang-orang, dia biasa saja, tapi bagiku, hmmm gimana ya? Sulit untuk mengungkapkannya dengan kata-kata hahay…..
Yup, ternyata bukan aku saja yang merasakan kagum padanya, kakak perempuan yang satu juga, wah jadilah aku merasa tak enak hati sendiri dan menguburnya dalam-dalam. Aku tahu dia lebih kenal duluan, aku juga tau si sosok itu has something pada seseorang, sulit lah rasanya. Cukup mengaguminya saja, itu sudah cukup. Ya, cukup itu saja sudah cukup. (lha kok jadinya ngomongin cukup-cukup terus?? hahaha)
Ya, melihat dia tersenyum saja, itu sudah cukup, melihat dia dengan wajah seriusnya, itu juga sudah cukup, semuanya cukup, aku kadang bisa berbagi cerita dengannya, itu sudah sangat-sangat cukup, benar begitu? Hahahahaha… mungkin begitu lah, aku juga tak tahu bagaimana….
Kembali lagi dengan percakapan di pagi hari bersama eyang, “hmmm… ya eyang, saya uda kagum dengan seseorang dari dua tahun lalu, tak terungkapkan, sulit dibayangkan, biar begitu saja, waktu yang menjawab, walau saya tahu itu tak mungkin hahahaha”. Kalo eyang minta saya untuk mencari, udah ada eyang tapi gak mungkin, itu masalahnya, hati saja udah mentok tok tok tok, ga bisa kagum orang lain selain dia dari 1,5 tahun lalu sampai sekarang, kalo eyang tanya mengapa, lha masalahnya saya juga tak tahu mengapa eyang hahaha……
“Tikk”, eitz lampu kamarku menyala, terasa silau, aku membuka mata, gerimis telah berhenti, matahari mulai terlihat menyinari langit siang ini, aku menatap handphone, mengetik sms…. tapi tak jadi ku kirim, aku memilih melempar handphone itu ke atas kasur dan aku berdiri, meregangkan otot sejenak, lalu berkutat depan laptop, membuka kembali photo-photo dua tahun kurang satu bulan itu sambil tersenyum-senyum sendiri layaknya orang sinting hahahahaha…….





By. Rachel Fitria
Kamar Kost, 17 September 2011, at 21.21 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar