Alkisah seorang nenek
sihir dan seekor tikus. Suatu hari tikus berlari terbirit-birit, sang nenek
sihir bertanya pada si tikus, “hei, kenapa kau berlari terbirit birit?” si
tikus menjawab, “aku takut, aku dikejar-kejar kucing”. Nenek sihir tertawa dan
berkata, “baiklah tikus, aku akan mengubahmu menjadi kucing supaya kucing tadi
tidak mengejar-ngejarmu lagi”. Alhasil berubahlah tikus menjadi kucing.
Keesokan harinya tikus yang diubah menjadi kucing itu berlari terbirit-birit.
Nenek sihir dengan heran kembali bertanya, “hei, kenapa kau berlari terbirit
birit?” si kucing jadi-jadian menjawab, “aku takut, aku dikejar-kejar anjing”.
Nenek sihir tertawa dan berkata, “baiklah, aku akan mengubahmu menjadi anjing
supaya anjing tadi tidak mengejar-ngejarmu lagi”. Alhasil berubahlah kucing
jadi-jadian menjadi anjing jadi-jadian. Keesokan harinya lagi anjing
jadi-jadian itu berlari terbirit-birit. Nenek sihir dengan terheran-heran
kembali bertanya, “hei, kenapa kau berlari terbirit birit?” si anjing jadi-jadian
menjawab, “aku takut, aku tadi melihat harimau”. Nenek sihir tertawa dan
berkata, “baiklah, aku akan mengubahmu menjadi harimau”. Alhasil berubahlah
anjing jadi-jadian menjadi harimau. Keesokan harinya harimau jadi-jadian tadi
berlari terbirit-birit. Nenek sihir dengan sangat terheran-heran kembali
bertanya, “hei, kenapa kau berlari terbirit birit?” si harimau jadi-jadian
menjawab, “aku takut, aku tadi dikejar harimau yang asli”.
Alhasil nenek sihir
mengubah harimau jadi-jadian tersebut kembali menjadi tikus dan berkata, “hai
tikus, percuma aku mengubah wujudmu menjadi kucing, anjing juga harimau namun
nyalimu tak kau ubah, nyalimu hanyalah nyali tikus. Aku hanya perantara untuk
mengubah wujudmu namun tak dapat mengubah nyalimu, yang dapat mengubah nyalimu
hanyalah dirimu sendiri. Selama nyalimu tetap nyali tikus, apapun wujudmu,
tetap saja kau tidak dapat melakukan apa-apa karena mentalmu hanyalah mental
tikus yang penakut.”
Jadi siapa yang
mau bermental tikus? J
“Apapun yang
dapat atau kau impikan dapat kau lakukan, maka lakukanlah itu! Keberanian itu
punya kuasa, keajaiban serta kejeniusan di dalamnya” (Johann Goethe)
#untukmu yang bermental baja di hatiku,
terjanglah segala penghalang di depanmu dan tetaplah tegak berjalan, raihlah
mimpi-mimpimu, aku mengawasimu dari jauh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar