Sabtu, 02 Februari 2013

Bermental Tikus


Alkisah seorang nenek sihir dan seekor tikus. Suatu hari tikus berlari terbirit-birit, sang nenek sihir bertanya pada si tikus, “hei, kenapa kau berlari terbirit birit?” si tikus menjawab, “aku takut, aku dikejar-kejar kucing”. Nenek sihir tertawa dan berkata, “baiklah tikus, aku akan mengubahmu menjadi kucing supaya kucing tadi tidak mengejar-ngejarmu lagi”. Alhasil berubahlah tikus menjadi kucing. Keesokan harinya tikus yang diubah menjadi kucing itu berlari terbirit-birit. Nenek sihir dengan heran kembali bertanya, “hei, kenapa kau berlari terbirit birit?” si kucing jadi-jadian menjawab, “aku takut, aku dikejar-kejar anjing”. Nenek sihir tertawa dan berkata, “baiklah, aku akan mengubahmu menjadi anjing supaya anjing tadi tidak mengejar-ngejarmu lagi”. Alhasil berubahlah kucing jadi-jadian menjadi anjing jadi-jadian. Keesokan harinya lagi anjing jadi-jadian itu berlari terbirit-birit. Nenek sihir dengan terheran-heran kembali bertanya, “hei, kenapa kau berlari terbirit birit?” si anjing jadi-jadian menjawab, “aku takut, aku tadi melihat harimau”. Nenek sihir tertawa dan berkata, “baiklah, aku akan mengubahmu menjadi harimau”. Alhasil berubahlah anjing jadi-jadian menjadi harimau. Keesokan harinya harimau jadi-jadian tadi berlari terbirit-birit. Nenek sihir dengan sangat terheran-heran kembali bertanya, “hei, kenapa kau berlari terbirit birit?” si harimau jadi-jadian menjawab, “aku takut, aku tadi dikejar harimau yang asli”.
Alhasil nenek sihir mengubah harimau jadi-jadian tersebut kembali menjadi tikus dan berkata, “hai tikus, percuma aku mengubah wujudmu menjadi kucing, anjing juga harimau namun nyalimu tak kau ubah, nyalimu hanyalah nyali tikus. Aku hanya perantara untuk mengubah wujudmu namun tak dapat mengubah nyalimu, yang dapat mengubah nyalimu hanyalah dirimu sendiri. Selama nyalimu tetap nyali tikus, apapun wujudmu, tetap saja kau tidak dapat melakukan apa-apa karena mentalmu hanyalah mental tikus yang penakut.”
Jadi siapa yang mau bermental tikus? J

“Apapun yang dapat atau kau impikan dapat kau lakukan, maka lakukanlah itu! Keberanian itu punya kuasa, keajaiban serta kejeniusan di dalamnya” (Johann Goethe)

#untukmu yang bermental baja di hatiku, terjanglah segala penghalang di depanmu dan tetaplah tegak berjalan, raihlah mimpi-mimpimu, aku mengawasimu dari jauh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar