Rabu, 20 Februari 2013

Yang Paling Titik


Hai bintang inspirasiku....
Aku tahu kau baik-baik saja, aku yakin itu...
Sudah tiga setengah tahun ternyata...
Aku tak ingin lagi berbasa-basi denganmu...
Aku sudah berada pada penghujung jalan...
Perasaanku sudah di tempat yang paling titik...
Tidak akan ada lagi koma di antara kita...
Aku hanya manusia yang merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang termulia...
Namun aku punya batas...
Aku memutuskan untuk menyudahinya...
Aku sudah berada pada keyakinan tertinggi...
Takkan ada lagi kisah khusus tentang kita...
Aku pernah bermimpi... bermimpi memilikimu...
Namun sekarang, aku sudah mengubur mimpi itu...
Aku sudah sampai pada tahap rasionalitas, berpikir dengan akal sehat yang sesehat-sehatnya...
Aku sudah sampai pada pandangan yang sangat realistis...
Terima kasih untuk waktu bertahun-tahun itu...
Aku yakinkan bahwa sudah tidak ada lagi kupu-kupu yang menari di perutku...
Hatiku padamu sudah jadi uap wahai bintang inspirasiku...
Ia menjadi uap dan mengendap menjadi awan...
Angin sudah membawa awan itu pergi sejauh-jauhnya...
Dan aku pastikan tidak akan kembali...
Karena ia akan jatuh sebagai air hujan di tempat lain...
Aku pastikan tidak akan ada lagi... tidak akan ada lagi kisah kita...
Semuanya sudah sampai di akhir cerita... sampai pada yang paling titik...



#Terima kasih karena sudah menginspirasiku selama ini dan kau tak perlu lagi menyinariku dengan cahaya bintangmu itu.

2 komentar:

  1. memang gak semua cerita bisa happy ending :)

    BalasHapus
  2. ya, namun mungkin ini awal yang baik bagi seorang sepadan nantinya :)

    BalasHapus