7 April 2014, pagi-pagi
sekali mama menelpon saya, ya hari ini saya berulang tahun, saya beruntung
memiliki orang–orang yang mengingat hari kelahiran saya. 5 April 2014, saya
bahkan lupa kalau saya akan berulang tahun, kami naik gunung tanggal 5 itu,
namun seorang kakak yang mengingatkan saya, “Yee, Fitri kan sebentar lagi ulang
tahun”. Ketika perjalanan pulang saya merenung, saya takut menghadapi tanggal
itu, saya takut kecewa ketika seseorang yang saya harapkan mengucapkan selamat,
pasti dia tidak dapat lagi menelpon saya seperti biasanya. Ya, dia adalah papah
saya. Beliau adalah orang pertama yang selalu mengucapkan hal itu kepada saya
setiap saya berulang tahun. Bahkan setelah mama saya menelpon pagi itu, saya
memandang handphone saya, berharap ada satu panggilan lagi, yang dari papah
saya, walau itu tidak mungkin. Akhirnya saya menekan kontak papa saya dan
menelponnya, “nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar
jangkauan”. Ya, papa sudah berada di luar jangkauan, seluler manapun tidak akan
mampu menjangkaunya lagi. Lia kangen sekali pah, kangen pelukan hangat papah.
Ulang tahun identik dengan
ucapan syukur, ya Bapa saya mengucap syukur atas usia yang diberikan dan
kontrak saya di dunia semakin berkurang. Biar di usia yang baru ini, masih
diberi kekuatan bahkan lebih untuk menggapai segala keinginan yang positif.
#setiap tahun tulisan
tentang ulang tahun semakin pendek yak hahahhaha…. J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar